RENDEZVOUS 2K12
Behind the scene
‘Bukan sekedar hiburan biasa,’ mungkin itulah sebutan yang pantas untuk acara yang satu ini. Bagaimana tidak? Pentas seni yang dikemas dengan judul ‘Rendezvous’ dalam rangka memperingati HUT Smala ini tidak hanya sekedar memberikan hiburan semata. Namun di balik acara yang sangat menarik minat remaja tersebut, terdapat tujuan tersembunyi yang dapat menggugah mereka-mereka yang datang untuk mencintai lingkungan. Dilihat dari konsepnya saja, rendezvous mengambil tema “Tribute to the earth” dengan harapan generasi muda dapat menyadari akan pentingnya kelestarian, dapat lebih terbiasa untuk peduli, serta mampu belajar menghargai dan mencintai keindahan bumi yang tentu jarang dilakukan oleh pensi SMA lainnya. Tidak hanya itu saja, Smala juga mengadakan Previous (Pra Event Rendezvous). Dalam kegiatan ini, Smala memfasilitasi bagi mereka yang memiliki potensi di bidang band, fotografi, maupun membuat film pendek yang menambah warna-warni Rendezvous.
Namun, tahukah kalian siapa sebenarnya dalang dibalik semua keberhasilan dan kesuksesan Rendezvous? Siapakah peran di balik layar yang telah berhasil menyuguhkan sebuah acara megah berkapasitas 3000 pengunjung dengan mendatangkan ‘Maliq and D’esseentials’ sebagai bintang tamu di panggung Gramedia Expo pada 7 Januari kemarin? Yuk kita intip ke belakang panggung.
Semua keberhasilan ini tentu saja didukung oleh Smalane yang turut berkontribusi, juga panitia yang telah mempersiapkan segala hal dengan baik. Merekalah yang dengan segala kerja kerasnya berusaha mengemas Rendezvous serapi dan seindah mungkin sehingga dapat terlihat cantik dan memuaskan di mata pengunjung. Mulai dari Sie Humas yang telah mempublikasikan Rendezvous ke berbagai tempat. Seperti sekolah-sekolah di Surabaya-Sidoarjo, berbagai spot-spot ramai seperti taman, café, tempat kursus, tempat nongkrong, hingga via Social network dan broadcast via BBM. Sie dana yang harus mondar-mandir ke sana kemari demi mendapat sponsor dan mencukupi dana yang bisa dibilang tidak sedikit. Sekret yang dengan sabar berjam-jam duduk manis menunggu dan melayani peserta yang ingin mendaftar, mengurus masalah ticketing dan berusaha menjual habis 3000 tiket. Transport yang telah mengorbankan kendaraan, tenaga, waktu, bahkan wajib sedia setiap saat membantu siapa saja yang membutuhkan transportasi. Kamzin yang telah sukses mengamankan dan melindungi berlangsungnya acara sehingga tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Prop yang membanting tulang menyiapkan segala properti yang dibutuhkan. Mulai dari mengurus dekorasi, menyediakan properti tambahan, hingga bersedia menerima segala tugas yang berhubungan dengan barang-barang berat. Konsum yang menyediakan makanan mulai dari saat rapat Pembina Rendezvous, saat TM lomba, audisi band, hingga menyiapkan makanan untuk panitia, bintang tamu, dan guru-guru saat hari-H. Pubdok dengan keahliannya di bidang design dan fotografi yang turut mensukseskan berlangsungnya acara. Hingga Sie acara yang telah memeras otak demi menyuguhkan acara-acara yang menarik, menyusun rundown, bahkan rela mengatur semua deretan kegiatan pada hari-H mulai persiapan hingga penutupan acara. Semua itu mereka lakukan dengan sungguh-sungguh hingga terciptalah sebuah acara Rendezvous yang mampu memukau ribuan pengunjung tersebut.
Setelah persiapan-persiapan dilakukan, tibalah hari yang menentukan segalanya, 7 Januari 2012. Pukul 07.00 WIB, mereka harus tiba di lokasi untuk menyiapkan segala hal. Mulai dari tiket, konsum, tata ruangan, stan, dan mengecek kembali apa saja yang kurang seakan tak ingin sedikitpun mengecewakan pengunjung yang datang. Sekitar pukul 2 siang, pengunjung mulai berdatangan. Terlihat beberapa orang berkaos hitam bertuliskan ‘crew’ berjaga di depan pintu masuk. Dengan senyum lebarnya, mereka menyambut pengunjung yang datang dan memasangkan tiket ke pergelangan tangannya. Tidak hanya itu saja, mereka juga dengan ketat memeriksa setiap pengunjung agar tidak membawa makanan maupun minuman masuk ke dalam sesuai peraturan yang ada. Sedangkan di pintu keluar, terlihat seorang panitia sibuk mengecek dan menandai tiket pengunjung dan beberapa kamzin dengan garang berjaga di sekitarnya.
Ketika masuk ke dalam ruangan, terlihat pula panitia berkeliaran menjalankan tugas masing-masing. Ada yang berjaga, ada yang sedang memberikan konsum bagi pengunjung bertiket VIP, ada yang memotret berjalannya acara layaknya seorang fotografer handal, ada pula yang berkeliaran di sekitar panggug mengatur berjalannya pementasan layaknya seorang karyawan stasiun televisi profesional yang sedang menjalankan tugasnya. Semua berjalan teratur hingga tibalah penutup acara yang sangat meriah dengan performnya Maliq and D’esseentials yang mampu memukau ribuan pengunjung. Ruangan yang awalnya sepi berubah penuh dengan histeris pengunjung. Semua berjejer memenuhi ruangan menikmati lagu-lagu yang dibawakan sambil sesekali turut menyanyikannya.
“Rendezvous keren banget. Panitianya juga keliatan kerja optimal. Mulai dari penukaran tiket, terus disambut di gerbang masuk, sampek pintu keluar semuanya teratur. Cuman kayaknya rundown acaranya molor ya hehe. Tapi keseluruhan seru banget kok, apalagi pas Maliq tampil. Kalo bisa Rendezvous tahun depan diadain lagi yang lebih seru dan lebih gokil!” Ujar salah satu pengunjung yang berasal dari SMAN 15 Surabaya ketika ditanya kesannya mengenai Rendezvous.
Wah nggak sia-sia dong kerja keras panitia selama ini. Semua kesuksesan ini juga tentu saja tak luput dari kerja keras Amry Bin Zain sebagai ketua panitia atau bisa dibilang tokoh utama dibalik Rendezvous. “Rendezvous kali ini sungguh mengesankan, baru kali ini ada kepanitiaan dengan anggaran dana melebihi 200 juta dengan segala seluk beluk acara yang ada dan hanya diberi waktu dua bulan untuk mewujudkannya. Dan yang lebih mengesankan lagi semua panitia berkomitmen untuk menjalankan kepanitiaan ini dengan sepenuh hati. Meski banyak kendala dari mulai orang tua, pencarian sponsor yang alot, birokrasi sekolah, namun tak pernah sekalipun terbesit rasa menyerah di wajah mereka. Wuss saya sampai kagum bercampur haru melihat perjuangan mereka demi almamater tercinta. Saya ucapkan terimakasih banyak kepada seluruh panitia Rendezvous 2k12 yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk acara ini. Terimakasih telah membantu saya dan teman-teman BPH untuk mewujudkan acara ini. Tanpa kalian jelas kami tidak ada apa-apanya. Rendezvous!!! Smala!!! Sukses!!! Ya amplop!!! Yeyeyeyey gogogogogo!!!” Ujarnya dengan bangga. (kha)
-ditulis untuk cream JoerV smala-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar